Jumat, 07 Juni 2013

4 Kebiasaan Anti Hipertensi

Pernah mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi? Mungkin, Anda salah satunya.


Makanan asin sering kali dianggap sebagai pemicu. Padahal, hipertensi bisa timbul karena kesalahan diri Anda sendiri.

Prof. Pekka Jousilahti dari National Institute for Health and Welfare, Amerika, menuturkan bahwa tak perlu takut dengan hipertensi.

Don't worry. Penyebab hipertensi bisa dikendalikan. Asalkan, Anda menerapkan empat kebiasaan sehat ini.

Batasi minuman beralkohol
Alkohol merupakan pemicu meningkatnya tekanan darah. Jadi, membatasi mengonsumsi minuman beralkohol menjadi cara terbaik.

Olahraga
Malasnya bergerak bisa menyebabkan tekanan darah tubuh meningkat. Olahraga teratur bisa menjadi pencegahnya. Penelitian menunjukkan, rutin melakukan aktivitas fisik setidaknya tiga kali seminggu diyakini mampu menurunkan tekanan darah tinggi.

Makan sayuran
Tentu saja makanan juga memengaruhi tekanan darah Anda. Ganti makanan yang digoreng dan makanan berlemak, lalu pilihlah makanan sehat, seperti sayuran. Tiga hingga lima porsi sayuran per hari mampu membantu mengontrol tekanan darah.

Menjaga berat badan normal
Berat badan normal tak hanya membuat penampilan Anda menarik, tetapi juga melawan hipertensi. Orang yang memiliki berat badan di atas 30 persen berat badan ideal, memiliki risiko hipertensi lebih tinggi. Capai dan pertahankan indeks massa tubuh kurang dari 25 agar tekanan darah tetap terkontrol.

6 Makanan Penurun Tensi

Hipertensi merupakan penyakit yang bisa terjadi pada siapa saja tanpa mengenal usia. Jika tak segera diatasi, hipertensi bisa memicu penyakit kardiovaskular yang memicu kematian.

Tenang. Anda bisa menurunkan risiko hipertensi dengan cara enak, seperti mengonsumsi beberapa jenis makanan. Berikut ini beberapa makanan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah, dilansir melalui Boldsky.

Buah kaya vitamin C
Buah-buahan seperti jeruk, kiwi, cranberry, jambu biji, anggur dan stroberi merupakan sumber yang kaya akan vitamin C. Banyak penelitian yang menunjukkan asupan vitamin C dapat mengurangi tekanan darah tinggi.

Pisang
Tak hanya memberikan energi bagi tubuh, ternyata pisang juga efektif menurunkan tekanan darah. Kalium dalam pisang diyakini menjadi nutrisi yang ampuh mengontrol tingkat tekanan darah. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, coba makan 1-2 buah pisang setiap hari. Jangan memakannya lebih dari 3 pisang. Pasalnya, buah ini memiliki gula tinggi yang dapat meningkatkan kadar gula darah sehingga membuat Anda gemuk.

Bayam
Sayuran kesukaan Popeye ini ternyata juga membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Siapa sangka jika sayuran hijau ini kaya akan vitamin C dan nutrisi penting lainnya, seperti zat besi, folat dan magnesium.
Bawang putih
Bawang putih yang sering digunakan sebagai bumbu masakan juga bermanfaat menurunkan tingkat tekanan darah. Jenis bawang membantu mencegah darah dari kekentalan, agar mengendalikan penyumbatan di dalam jantung.

Brokoli
Nutrisi penting untuk menurunkan tekanan darah tinggi, seperti vitamin C, potasium dan khrom, terdapat di brokoli. Brokoli juga mengontrol kadar gula darah, kadar insulin dan melindungi jantung Anda dari penyakit jantung. Untuk mendapatkan manfaat optimal, sebaiknya mengonsumsinya secara teratur baik mentah atau kukus.

Tomat
Anda juga bisa menambahkan tomat ke dalam menu makanan darah tinggi karena tomat membantu menurunkan tekanan darah. Tomat memiliki antioksidan likopen yang mengurangi tekanan darah tinggi secara alami. Tomat juga kaya nutrisi penting lainnya, seperti vitamin C, A, E dan potasium serta kalium yang diperlukan untuk mengontrol tekanan darah.

Penderita Hipertensi Cenderung Lambat Berpikir

Baru-baru ini sebuah studi yang telah dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science mengungkapkan bahwa tekanan darah tinggi (hipertensi)tidak hanya berpotensi mengakibatkan serangan jantung dan stroke, tetapi juga berpotensi merusak kemampuan kognitif otak.

Peneliti dari Asutralia menyebutkan bahwa penderita hipertensi mempunyai skor tes pemrosesan visual yang lebih rendah, terutama dalam kecepatan berpikir dan kemampuan mengenali sesuatu.

Matthew Pase dari Center for Human Psychopharmacology, Swinburne University, Melbourne, mengatakan, “Biasanya pengukuran tekanan darah diambil dari arteri brachial di lengan, namun ternyata mengamati kondisi arteri sentral bisa jadi cara yang lebih sensitif untuk menilai kemampuan kognitif seseorang. Sebab arteri sentral mengendalikan aliran darah ke otak secara langsung.”

Sebanyak 493 partisipan berusia 20-82 tahun turut terlibat dalam studi ini. Para partisipan diminta mengerjakan beberapa tes untuk mengukur kemampuan kognitif, termasuk pemrosesan visual, daya ingat dan kemampuan mengingat sesuatu.

Peneliti juga mengukur tekanan darah masing-masing partisipan baik dari lengan maupun dari arteri sentral. Peneliti menemukan bahwa penderita hipertensi memiliki hubungan dengan pemrosesan visual yang buruk, mengalami penurunan kemampuan dalam mengenali sesuatu dan juga lebih lambat berpikir. (dan)

Senin, 03 Juni 2013

9 makanan terburuk untuk dikonsumsi

1. Pencuci mulut yang digoreng

Pada dasarnya makanan pencuci mulut sudah memiliki kadar lemak dan gula yang tinggi. Jadi bayangkan betapa buruknya jika dihidangkan dengan cara digoreng. Dan jangan terlena dengan pisang goreng atau nanas goreng mentang-mentang buah. Karena dibuat dengan adonan pembungkus dan sirup, mereka adalah pencuci mulut yang buruk.

2. Makanan yang digoreng dan berlapis keju

Pada dasarnya, semua gorengan buruk bagi kesehatan. Jadi jika kentang goreng dilapisi keju, tentu makanan ini masuk dalam daftar paling buruk untuk dikonsumsi. Keju biasanya mengandung lemak 10 kali lebih bayak dari ikan dan daging putih. Apalagi ditambah karbohidrat goreng.

3. Minuman bersoda

Minuman ringan dan soda buruk bagi kesehatan karena mengandung banyak kalori, meskipun dikonsumsi dalam jumlah kecil. Berdasarkan hasil studi, minuman bersoda dapat meningkatkan risiko kerapuhan tulang alias osteoporosis, sakit gigi, dan serangan jantung. Selain itu, minuman-minuman diet juga tidak direkomendasikan karena berpotensi meningkatkan risiko erosi gigi (karena gelembung-gelembung dalam minuman itu bersifat masam).

4. Alcopop berwarna

Alcopop adalah minuman yang mengandung alkohol dengan kadar 4-7 persen. Alcopop mengandung kalori yang tinggi, karena mengandung gula dan alkohol berkalori. Ditambah lagi, minuman itu penuh pewarna dan perasa, yang membuatnya menjadi minuman yang cukup beracun. Panduan yang cukup praktis adalah, semakin cerah warna alcopop, maka semakin buruklah minuman itu untuk dikonsumsi.

5. Makanan cair

Oke, makanan cair memang tidak selalu buruk, namun makanan cair atau minuman makanan pengganti dapat menjauhkan Anda dari mengonsumsi makanan yang tepat. Makanan pengganti mungkin akan lebih cocok dikonsumsi orang yang sedang sakit, namun jangan biarkan makanan semacam itu menggantikan makanan alami.

6. Daging olahan

Daging olahan punya nama lain “daging misteri”, karena tidak jelas apa yang terkandung di dalamnya. Namun satu hal yang pasti, jika daging olahan itu dikemas dalam kaleng dan jenis dagingnya tidak jelas, maka daging tersebut tidak baik bagi tubuh. Berusahalah untuk menghindari sosis dan salami, karena hasil olahan dengan lemak dan garam.

7. Chicken nugget

Chicken nugget hampir sama dengan sosis, yakni berasal dari daging sisa dicampur dengan tepung. Dan saat nugget-nugget kecil itu digoreng, maka akan meningkatkan levelnya sebagai makanan terburuk untuk dikonsumsi. Sepotong kecil nugget yang digoreng menyerap lebih banyak lemak dari hasil penggorengan itu.

8. Donat

Jika ada satu makanan yang melambangkan makanan junk food abad ke-21, itu adalah donat. Baik dilapisi, diisi, dikilapkan dengan gula dan selai, atau yang polos sekalipun, makanan ini tidak baik bagi tubuh. Bukan hanya sekedar masalah tepung halus dan gula halus, namun makanan ini juga digoreng dalam minyak sulingan. Donat akan mengganggu keseimbangan gula darah Anda, dan dapat mempercepat proses pembakaran, sehingga Anda akan cepat merasa lapar lagi.

9. Sup Kaleng

Sup memang bukan makanan yang buruk dan tidak layak dibandingkan dengan makanan-makanan di atas. Namun jika sudah berbicara mengenai garam dan makanan kemasan, maka tentu saja sup kaleng masuk daftar. Akan jauh lebih baik bila Anda memasak sup sendiri. Bukan kalengan.

Jangan berlebihan minum jus wortel

Sejak dari kecil tentunya masyarakat Indonesia telah diberitahukan manfaat wortel bagi kesehatan. Tetapi bagi kamu yang menggemari jus wortel sebagai minuman, maka harus berhati-hati. Pasalnya jika berlebihan mengkonsumsi jus wortel malah tidak memberikan kesehatan

Dilansir dari geniusbeauty, menurut dokter jika terlalu sering mengkonsumsi jus wortel dapat menimbulkan keracunan makanan. Selain itu, makanan sehat ini ternyata tak boleh dikonsumsi oleh mereka yang menderita penyakit kronis tertentu.

Misalnya penderita diabetes dilarang minum lebih dari satu gelas dalam seminggu karena wortel mengandung banyak gula. Selain itu, penderita gangguan pankreas juga dilarang mengkonsumsi sayuran berwarna orange ini.

Jika dikonsumsi terlalu sering, maka kamu akan merasakan tidak enak badan. Sakit kepala disertai rasa lemah seringkali mendera. Sedangkan dalam beberapa kasus, jika berlebihan minum jus wortel bisa menimbulkan perasaan mual dan muntah.

Tak hanya bagi kesehatan, mengkonsumsi jus wortel terlalu banyak juga akan membuat perubahan warna kulit karena kandungan betakarotennya yang terlalu tinggi. Karenanya minum jus wortel dianjurkan tidak lebih dari 2-3 kali dalam seminggu.

12 gaya hidup penyebab kematian

Terkadang kita tidak menyadari telah melakukan beberapa kesalahan kecil gaya hidup dalam kehidupan sehari-hari yang sebenarnya memengaruhi kesehatan sehingga akhirnya mengundang penyakit mematikan.
Dengan alasan terlalu sibuk bekerja atau beraktivitas, kita lupa akan kesehatan diri sendiri. Parahnya, beberapa kesalahan kecil gaya hidup ini hampir dilakukan oleh semua orang. Berikut adalah 12 kesalahan kecil gaya hidup seperti yang dilansir The Times of India baru-baru ini :

Melupakan kebersihan gigi
Ternyata kesehatan gigi dan jantung saling berhubungan. Bahkan penelitian menunjukan bahwa buruknya kesehatan gigi dan radang gusi dapat menyebabkan penyakit jantung. Peradangan kronis yang terjadi pada lapisan gusi bisa memengaruhi tubuh Anda, dan menyebarkan bakteri-bakteri kecil ke dalam aliran darah Anda. Orang-orang yang menjaga kesehatan giginya, tidak hanya memiliki gigi yang sehat, tetapi juga menurunkan risiko terhadap penyakit jantung
.
Kurang konsumsi susu
Dalam penelitian terbaru, dokter telah meneliti lebih dari 82.000 wanita setelah masa menopause selama 8 tahun dan menemukan bahwa wanita yang mendapatkan asupan susu tertinggi mengurangi 50% risiko mereka terhadap penyakit diabetes, dibandingkan dengan wanita yang kurang menerima asupan susu. Jadi jika Anda mengurangi konsumsi susu, berarti Anda telah memilih untuk “pergi” lebih cepat.

Mengabaikan kacang
Kacang diketahui sebagai sumber protein bebas lemak jenuh dan salah satu sumber serat larut terbaik yang penting dalam mengurangi kolesterol jahat LDL sehingga akan menurunkan risiko penyakit jantung koroner. Jadi, saat butuh camilan sehat, pilihlah kacang kulit!

Terlalu banyak menenggak minuman berenergi
Minuman berenergi adalah salah satu sumber gula nomor satu dan berkontribusi besar terhadap peningkatan kadar trigliserida dalam darah Anda. Trigliserida adalah jenis lemak yang terdapat dalam darah penyebab penumpukan plak dalam pembuluh darah. Akibatnya sudah jelas, penyumbatan pembuluh darah bisa mengakibatkan panyakit kardiovaskular. Beralihlah ke air putih, lemon, atau jus buah lainnya untuk mengurangi dahaga Anda.

Pola tidur yang tidak teratur
Jika Anda tidak mendapatkan tidur yang cukup, jantung Anda akan dirugikan. Istirahat malam yang cukup dapat menurunkan tekanan darah tinggi saat melakukan aktivitas di pagi hingga sore hari dan mengurangi detak jantung yang tidak teratur. Orang yang memiliki waktu tidur tidak cukup cenderung lebih rentan terkena serangan jantung. Jika Anda mengalami sulit tidur, konsultasilah dengan dokter dan hindari stres.

Kurang terpapar sinar matahari
Terkena sinar matahari yang terik memang tidak dianjurkan siapa pun. Namun, sebenarnya kulit Anda membutuhkan sinar matahari untuk menghasilkan vitamin D yang penting bagi tubuh. Orang yang kekurangan vitamin D dalam tubuhnya berisiko mengalami timbunan plak-plak kotor dalam pembuluh darah mereka. Dokter menyarankan, setidaknya Anda butuh waktu minimal 30 menit terpapar sinar matahari pada jam 10:00-15:00 setiap hari untuk membantu tubuh memproduksi vitamin D yang sangat baik bagi kesehatan.

Minim konsumsi sayur dan buah kaya kalium
Selain serat, vitamin, mineral, dan antioksidan, buah dan sayur juga kaya akan kalium. Kalium adalah elektrolit penting bagi fungsi jantung dan juga membantu menyeimbangkan kadar asam-basa dalam tubuh. Kalium juga dapat mengurangi kadar sodium yang terdapat pada zat pewarna dalam makanan yang Anda konsumsi dan menambah nutrisi untuk menjaga tekanan darah. Buah jeruk, pisang, kentang, tomat, dan kacang-kacangan adalah sumber makanan kaya kalium. Sebuah penelitian baru menemukan, orang yang cukup mendapatkan asupan gizi dari buah dan sayur dapat menurunkan risiko terserang stroke hingga 52%.

Kurang berjalan kaki
Jantung Anda akan baik jika Anda rutin berjalan setiap hari, tidak harus terus-menerus menggunakan kendaraan. Coba luangkan waktu untuk berjalan kaki sebelum bekerja. Jika Anda berjalan 10.000 langkah maka akan setara dengan berolahraga selama 45 menit. Anda bisa melakukannya setelah memarkir mobil dan berjalan kaki ke tempat yang Anda tuju, misalnya tempat sarapan Anda.

Selalu merasa kesepian
Memelihara hubungan baik dengan orang-orang yang kita kenal dan kita sayangi tidak hanya meningkatkan kehidupan Anda, tapi juga mampu memperpanjang hidup Anda. Dalam sebuah studi selama 13 tahun baru-baru ini, yang melibatkan sekitar 3000 orang, para peneliti mengemukakan bahwa wanita dan pria kesepian berisiko 76% terkena serangan jantung koroner dibanding mereka yang tidak kesepian. Kesepian dikaitkan dengan kurangnya aktivitas fisik pada wanita dan pria. Jadi jagalah hubungan baik Anda dengan kerabat atau orang yang Anda cintai.

Tidak pergi liburan saat hari libur
Seperti yang sudah diketahui bahwa pergi liburan dengan keluarga atau teman dapat mengurangi tingkat stres penyebab tekanan darah tinggi. Bahkan sebuah studi selama 20 tahun yang melibatkan 750 wanita mengungkapkan, bahwa mereka yang tidak berlibur sekali dalam 6 tahun berisiko 50-100% terkena serangan jantung. So, take a little time to go on vacation!

Melewatkan secangkir kopi di pagi hari
Orang sering merasa bersalah minum kopi di pagi hari, namun sebenarnya kopi kaya akan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan pada tubuh, dengan catatan dikonsumsi tidak lebih dari 2 cangkir sehari. Jadi meminum secangkir kopi pada pagi hari, dapat mengurangi risiko Anda terkena serangan radikal bebas dan inflamasi.

Melupakan sejarah keluarga Anda
Untuk mengetahui risiko jantung pada diri sendiri, Anda perlu mengetahui sejarah keluarga. Anda harus tahu penyakit apa saja yang pernah keluarga Anda derita dan ketahui pula sejarah tentang kakek Anda, jika sudah meninggal. Cobalah cari tahu, bagaimana kakek Anda meninggal, pada usia berapa, dan ketahui juga gaya hidup mereka. Jika saudara kandung Anda memiliki tanda-tanda penyakit jantung, terutama pada usia dini, risiko Anda mungkin juga lebih tinggi.
Jadi, ayo koreksi kembali gaya hidup Anda karena sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh Anda.

Rabu, 29 Mei 2013

Ingin sukses berhenti merokok? Ikuti cara berikut ini.

Kebiasaan merokok memang amat merugikan kesehatan. Bahkan, para perokok aktif sudah tahu dan sadar bahwa mereka berisiko terkena kanker paru-paru, emphysema dan serangan jantung di kemudian hari akibat merokok.

Tetapi, bila Anda benar ingin berhenti merokok, coba beberapa langkah ini dan semoga bisa membantu Anda untuk terlepas dari kebiasaan tidak sehat.

Langkah 1: Pilih hari untuk memulai berhenti merokok
Ambil kalender dan pilih waktu yang tepat untuk mempersiapkan diri guna keluar dari kebiasaan merokok. Tak ada salahnya untuk memulai berhenti merokok pada hari yang Anda anggap tingkat stres tidak terlalu tinggi dibandingkan hari lain, seperti hari-hari di akhir pekan. Tandai kalender Anda dan mulai berkomitmenlah untuk melakukannya.
Beres-beres setelah berkomitmen ternyata penting. Menyingkirkan asbak, korek api dan rokok merupakan langkah awal demi kesuksesan menghentikan kebiasaan merokok.

Langkah 2: Prediksi situasi pemicu keinginan merokok
Cobalah untuk memprediksi situasi pemicu yang akan muncul pada hari pertama saat berhenti merokok. Ada kalanya situasi tertentu menjadi dorongan yang kuat untuk kembali merokok. Kemudian tulis pada buku catatan khusus yang telah Anda sediakan.
Lalu lihat pada minggu pertama dari keputusan untuk berhenti merokok. Jika Anda dapat lulus ujian pada tujuh hari pertama, akan menjadi tanda baik untuk berhenti merokok selamanya. Jika Anda menemukan pemicu lain dalam tujuh hari pertama Anda berhenti merokok, segera tulis dalam buku tersebut. Sebab, pemicu keinginan untuk kembali merokok pada saat hari biasa dengan hari di akhir pekan biasanya selalu berbeda.
Jika Anda mengalami kesulitan untuk membuat daftar pemicu keinginan merokok, maka Anda perlu 'pengamatan khusus' pada satu minggu sebelum merealisasikan niat untuk berhenti merokok, sehingga Anda bisa mengetahui kapan dan mengapa timbul keinginan merokok.

Langkah 3: Strategi rencana untuk situasi pemicu Anda
Sekarang pikirkan dari setiap poin pemicu. Apa tujuan utama Anda merokok? Apa itu untuk mengisi waktu? Mengurangi stres? Menjadikan Anda lebih dewasa? Sebagai contoh, katakanlah pemicunya adalah stres di tempat kerja dan rokok membantu menenangkan Anda. Lantas cari solusinya, Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres selain merokok? Anda bisa coba rehat sejenak dari pekerjaan kantor, mengonsumsi air putih, atau mencoba rileks dengan melakukan yoga ringan. Untuk setiap pemicu, tuliskan dua atau tiga strategi. Kemudian berkomitmen untuk menggunakan strategi tersebut saat situasi terjadi.

Langkah 4: Cari dukungan
Berhenti merokok akan terasa lebih mudah ketika orang terdekat Anda turut membantu dalam meluluskan niat Anda itu. Jenis dukungan yang diberikan bisa dalam bentuk tindakan dengan memastikan tidak ada rokok tergeletak di sekitar rumah. Atau memberitahu Anda bahwa keluarga bangga padamu atas semua usaha yang dilakukan.

Setelah Anda berhasil berhenti merokok pada satu hari pertama, coba rasakan perbedaannya.
1. Setelah 20 menit, tekanan darah dan denyut nadi kembali normal.
2. Setelah 8 jam, tingkat oksigen dalam darah kembali normal.
3. Setelah 24 jam, paru-paru mulai membersihkan penumpukkan tar.
4. Dan setelah 48 jam, bau dan rasa yang baik mulai meningkat.
5. Setelah 72 jam, bernafas lebih mudah, tabung bronkial lebih rileks dan terjadi peningkatan energi.
6. Dua hingga 12 minggu, berjalan dan berlari jauh lebih mudah. Setelah tiga sampai sembilan bulan, paru-paru memiliki ruang untuk oksigen hingga 10 persen lebih banyak.
7. Pada satu tahun, risiko serangan jantung menurun hingga setengahnya. Bahkan setelah 10 tahun, risiko kanker paru-paru juga berkurang hingga 50 persen. Dan dalam 15 tahun, risiko serangan jantung Anda sama seperti mereka yang non-perokok.